![]() ![]() Tidak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2007 dan tinggal beberapa hari lagi kita akan
memasuki tahun 2008. Umat Kristen di seluruh dunia bersama-sama memperingati hari kelahiran Yesus
Kristus. Kalau kita melihat apa yang telah Allah berikan kepada kita, sungguh luar biasa. Dia telah mem-
buktikan kebesaran kasih-Nya kepada manusia. Tuhan Yesus dilahirkan bukan di rumah sakit atau di rumah mewah, tidak ada dokter
spesialis atau perawat yang membantu kelahiran-Nya, tetapi Dia dilahirkan di dalam palungan dan hanya ditemani oleh domba-
domba, dan dibungkus dengan kain lampin.
Penerbitan edisi 11 khusus Natal, Buletin Hope mengambil tema Kebaikan Allah yang Nyata. Kita tahu bahwa Tuhan
yang kita sembah adalah Tuhan yang penuh kasih, Ia mengasihi kita karena memang itu sifat ke-Ilahian-Nya. Kebaikan dan
kemurahan yang Dia berikan kepada kita, menunjukkan bahwa Allah itu adalah kasih dan perlindungan-Nya nyata bagi orang-orang
yang takut akan Dia, kasih-Nya sungguh tak terukur dan tak terbatas panjang, lebar dan tingginya. Dan ini merupakan janji-Nya bagi
setiap anak-anakNya, kita tidak akan pernah sendirian. Ketika kita menderita, Tuhan bisa mengerti dan memahaminya. Ia tahu kita
membutuhkan pertolongan-Nya. Oleh karena itu sebagai anak-anak yang telah beroleh kasih karunia dan telah mengalami kebaikan
Allah, kita harus secara aktif dan mencerminkan kasih Allah dan menyalurkannya bagi orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
EDITORIAL
Pdt. Johan Kusmanto, M.A.
KEBAIKAN ALLAH YANG NYATA
GEREJA MISI INDONESIA
HONG KONG
Alamat : Shop 95 96, 1/F,
Block 14, City Garden Shopping
Centre, 233 Electric Road,
North Point, Hong Kong.
Tel. 2802 6817, Fax 1245
Email: info@gmih.org
Gembala Sidang:
Pdt. Johan Kusmanto, M.A.
Ibadah I : Sabtu, 15.00 17.00
Ibadah II : Minggu, 10.00 12.00
Doa Puasa: Selasa, 11.00 12.30
Komsel: Rabu, 11.00 12.30
Persekutuan TKI (minggu ke-3)
Website: http://www.gmih.org
EDITORIAL
RENUNGAN
RUANG KELUARGA
RUANG KONSULTAS
RUANG KESAKSIAN
ARTIKEL: KEBAIKAN TUHAN
OTOBIOGRAFI
BERITA DALAM GAMBAR
CERPEN
Pada masa kini, khususnya dalam kehidupan di kota-kota besar, makin jarang kita
mendapat kebaikan yang tulus. Kerasnya tuntutan hidup membuat banyak orang cenderung saling
memanfaatkan orang lain untuk dirinya sendiri demi mempertahankan hidup. Orang yang
dulunya dikenal baik, tiba-tiba berubah menjadi jahat hanya karena tuntutan hidup yang mendesak.
Sehingga tidak jarang hubungan teman yang begitu akrabpun menjadi retak. Lebih menyedihkan
lagi jika itu terjadi dalam lingkungan keluarga sendiri.
Di tengah-tengah makin sulitnya kita temukan kebaikan yang tulus kerena terjadinya
kemunduran dari nilai kebaikan itu, ada satu pribadi yang sejak dulu baik dan sekarangpun tetap
baik, yaitu Allah sendiri. Allah itu baik dan karena itu semua yang diciptakan-Nya adalah baik.
Tetapi dosa manusia telah membuat apa yang telah dibuat, yang baik itu telah menjadi tidak baik.
Namun demikian Dia dapat mengubah yang tidak baik menjadi baik bagi orang yang mengasihi-
Nya (Roma 8:28). Kebaikan-Nya tidak berubah sekalipun banyak ketidakbaikan yang ada di
sekeliling-Nya. Bahkan kebaikan-Nya makin nyata di tengah sikap yang tidak baik yang ditujukan
kepada-Nya, sebagaimana kata-kata yang diungkapkan dalam sebuah lagu
God is good all the
times...
Kitab Roma pasal 5:1-11 menyatakan secara jelas bahwa kebaikan Allah itu nyata bagi
manusia justru di tengah ketidakbaikan.
Kristus mati untuk kita, orang-orang durhaka, waktu kita masih lemah (6)
Ayat ini menyebutkan tentang orang-orang durhaka. Mereka adalah orang-orang yang
tidak percaya kepada Tuhan, orang yang tingkah lakunya menjengkelkan, orang yang hidupnya
kita anggap keterlaluan. Orang seperti ini tidak jarang menimbulkan kecemburuan bagi orang
yang percaya. Ada saat dimana hidup mereka seakan berhasil dan selalu mengalami apa yang
baik, sekalipun mereka hidup dalam kejahatan. Orang-orang seperti ini yang seringkali membuat
orang percaya tidak habis pikir. Kita sering mengharapkan mereka mengalami kejatuhan
karena kejahatan mereka, namun sebaliknya kita justru melihat kesuksesan mereka.
Pergumulan seperti ini juga dirasakan oleh Pemazmur yang diungkapkan dalam Mazmur 73,
sehingga Pemazmur melihat mereka menambah harta benda dan senang selamanya. Namun
akhirnya Pemazmur mengerti bahwa hidup orang seperti
ini seumpama suatu kehidupan yang
sedang berjalan di tempat yang licin (Mazmur 73:18). Pada akhirnya hidup mereka mengalami
kehancuran, kejatuhan, dalam keadaan lemah dan tak berdaya. Namun dalam keadaan demikian,
Allah bukannya membuang mereka, sebaliknya Kristus mati
Sambungan dari hal. 5 (Yang Lemah di Tanah Moni)
melihat sapi atau domba, emas, perak dan batu mulia lainnya
sebagaimana yang tercantum pada kitab Wahyu.
Mereka memiliki lebih dari 20 jenis ubi jalar dengan namanya
masing-masing, tetapi warna bukan merupakan hal yang penting
dalam pemberian nama. Mereka hanya memiliki tiga warna:
putih, terang dan gelap. Dan hal-hal seperti ini merupakan
masalah besar bagi seorang penerjemah apabila sampai pada kisah
tentang jubah Ungu yang dikenakan pada Tuhan Yesus.
Menyadari bahwa pekerjaan pelayanan Bill dan Gracie hampir
selesai, mereka berusaha untuk menyelesaikan Alkitab Perjanjian
Baru dan Perjanjian Lama versi pendek dalam bahasa Moni.
Mereka mencari seseorang untuk membantu mengerjakannya
melalui komputer. Dan Tuhan memang tidak pernah membiarkan
orang saleh bekerja sendirian. Tuhan mengutus seseorang untuk
membantu mereka mengetik terjemahan Alkitab yang telah
mereka susun. Sorakan Puji Tuhan membahana kepada Tuhan
di sorga, tugas itu telah selesai, dan hasil cetakan komputer itu
akan dikirim ke kantor pusat Lembaga Alkitab Indonesia di
Bandung. Bill dan Gracie melayani suku-suku orang Moni di Irian
Jaya selama 35 tahun, dan Tuhan membuat pekerjaan mereka
berhasil. Mereka meninggalkan hadiah yang tak ternilai harganya,
yaitu Surat Cinta Allah (Alkitab) kepada orang Moni dalam
bahasa mereka sendiri. Biarlah apa yang dilakukan Bill dan
Gracie bisa memacu kita untuk melakukan pekerjaan Tuhan
dengan penuh sukacita di hati. Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin
Sumber : Buku Pengabdian Misionari
Yang Lemah di Tanah Moni
Kisah Pelayanan Bill dan Gracie Cutts
Oleh : William A Cutts
GRATIS
RENUNGAN
Alamat Redaksi:
Shop 95&96, 1/F, lock 14, City Garden Shopping Centre, 233 Electric
Road, North Point, Hong Kong.
2802 6817, 2960 1745
Team Redaksi:
Pembina & Penanggung Jawab: Pdt. Johan
Kusmanto, M.A.,Ketua: Olvi Mende, Sekretaris: Merry Waworuntu
Bendahara:
Helena Tangkere
Editor:
Nio, Meyske Ginsel, Irene
Humas:
Vanda L, Linda P, Frida P & Jein T, Dokumentasi:
Annie
Motulo, Design: Ev. Murdianto Ismu Nugroho, S.Th.
Edisi 11 Edisi Khusus Natal 2007
|